Selamat datang di
Perhimpunan Warga Pancasila

Membangun Masyarakat Kewargaan
Kami senantiasa berupaya membangun dan terjaganya masyarakat kewargaan.

Memproduksi Wacana Pancasila
Wacana Pancasila senantiasa kami produksi melalui institusi-institusi strategis.

Membumikan & Membudidayakan Pancasila
Pancasila menjadi urat nadi kehidupan bernegara, bermasyarakat, dan berbangsa
Artikel Terkini
Artikel Unggulan
Berikut adalah artikel unggulan seputar Pancasila dan Perhimpunan Warga Pancasila.

Generasi Z di Era AI: Refleksi Sumpah Pemuda
Generasi Z Indonesia kini menghadapi persimpangan besar: bagaimana menyeimbangkan kecerdasan dengan kegembiraan, teknologi dengan kemanusiaan. Refleksi ini mengemuka dalam seminar “Gen Z, AI: Cerdas dan Hore-hore” yang digelar Perhimpunan Warga Pancasila (PWP) bekerja sama dengan Pusat Studi Ekonomi dan Bisnis (PSEB) Fakultas Bisnis UKDW Yogyakarta, pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Selasa (28/10/2025). Sekitar 140 peserta ikut dalam diskusi yang menyoroti cara generasi muda merespons perubahan zaman di tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan (AI).

Upacara 17 Agustus di Tengah Laut Ujung Kulon
Sebanyak 14 anggota Perhimpunan Warga Pancasila (PWP) – BerPijar melaksanakan upacara bendera peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di tengah perairan Ujung Kulon, Banten, Minggu (17/8). Upacara digelar di atas kapal motor KM Umsini yang berada sekitar 40 kilometer dari garis pantai. Rombongan dipimpin Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Nindyo Pramono. Mereka berangkat dari Yogyakarta dan Jakarta sebelum melanjutkan perjalanan laut menuju titik upacara di kawasan Samudra Hindia.

Pancasila di Tengah Generasi Milenial dan Zillenial
Di tengah derasnya arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi, peran generasi milenial dan zillenial semakin krusial dalam menentukan arah demokrasi Indonesia. Hal ini menjadi fokus seminar bertema “Generasi Milennial & Zillennial dalam Dinamika Politik Menjelang Pemilu” yang digelar Perhimpunan Warga Pancasila (PWP) Yogyakarta, Sabtu (22/10/2022). Seminar ini menjadi momentum untuk menyiapkan generasi muda menyambut tahun politik Indonesia menjelang Pemilu 2024.
Apa Kata Mereka?
Tanggapan para tokoh seputar Pancasila dan Perhimpunan Warga Pancasila.

Sri Sultan Hamengku Buwono X
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta
Nilai-nilai Pancasila sebagai falsafah bangsa sangat penting untuk dilekatkan dalam pengembangan sains dan teknologi. Sebab, kedua hal tersebut pasti akan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Sehingga ilmu pengetahuan dan teknologi dapat menjadi solusi, yang pada akhirnya dapat digunakan sebagai wahana peningkatan kesejahteraan.

Prof. Dr. Nindyo Pramono, S.H., M.S.
Penasehat Perhimpunan Warga Pancasila
Perhimpunan ini muncul karena kepedulian atas ideologi Pancasila yang terancam luntur di tengah kemajuan zaman. Diharapkan perhimpunan ini dapat mengingatkan kembali Pancasila sebagai ideologi bangsa yang mampu mempersatukan anak-anak bangsa yang memiliki berbagai kepercayaan, budaya dan golongan yang berbeda.

Prof. Dr. Irwan Abdullah
Ketua Perhimpunan Warga Pancasila
Sekarang ini kita perlu mempunyai ideologi yang dapat kembali merekatkan hubungan yang renggang, permusuhan karena perbedaan agama yang meruncing, sementara kesenjangan sosial dan ekonomi juga menajam. Kita perlu kembali menghidupkan kembali ideologi Pancasila sesuai dengan konteks perkembangan saat ini.

Prof. Dr. Sugeng Bayu Wahyono, M.Si
Ketua Perhimpunan Warga Pancasila Yogyakarta
Untuk mengimplementasikan Pancasila, belajarlah dari pemiliknya yaitu rakyat itu sendiri. Karena dari merekalah para pendiri bangsa menggali nilai-nilai kehidupan yang sudah eksis turun temurun di masyarakat, baru kemudian dirumuskan menjadi Pancasila yang kita kenal ini. Maka dari itu, janganlah ragu untuk belajar langsung dari wong cilik.
Mari Bergabung Bersama Kami
Jadilah anggota Perhimpunan Warga Pancasila, wadah kebersamaan bagi siapa pun yang ingin memperkuat nilai persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial demi kemajuan masyarakat.
Pengembangan diri dan karakter
Jaringan komunitas luas
Kesempatan berkontribusi sosial






